Ribuan Warga NU Padati Pengajian Selasa Legi yang Digelar MWC NU Diwek

Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Diwek menggelar pengajian rutin Selasa Legi di Balai Desa Kwaron, Selasa (12/8/2025). Ribuan jamaah memadati acara ini.

Tampak hadir sebagai undangan perwakilan PCNU Jombang dan Camat Diwek, kepala desa Kwaron beserta jajaran perangkatnya, serta jajaran pengurus MWC NU Diwek dan ranting.

Kegiatan diawali dengan khatmil Qur’an yang dipandu tim IPNU Komisariat Ma’had Aly Tebuireng. Selanjutnya, pembacaan shalawat Nabi dipimpin jam’iyah shalawat NU Diwek.

Masyudi, Ketua Ranting NU Desa Kwaron, berharap kegiatan ini meningkatkan ukhuwah islamiyah dan wathoniyah, terutama di desa Kwaron.

Kepala Desa Kwaron, Wiji Santoso, berharap pengajian Selasa Legi membawa berkah bagi desanya.

Ia juga berharap jamaah bisa istiqomah mengikuti acara ini. “Semoga kita bisa istiqomah mengikuti acara pengajian ini,” ujarnya.

Camat Diwek, Agus Sholihuddin, mengapresiasi rutinan pengajian yang selalu dipenuhi jamaah. Ia berpesan agar warga kecamatan Diwek memperingati HUT RI tahun ini secara arif dan positif.

“Silakan seramai mungkin asal tidak melanggar aturan, terhindar dari miras dan narkoba,” katanya.

Ketua MWCNU Diwek, KH Hamdi Sholeh, mengapresiasi loyalitas warga NU dalam menghadiri dan meramaikan kegiatan yang dilaksanakan Nahdlatul Ulama.

Ia menyatakan bahwa program prioritas MWC NU Diwek adalah pendataan aset-aset yang dimiliki untuk kepentingan warga NU di Diwek.

“Supaya tidak hilang dan terus bermanfaat bagi warga NU di Diwek,” ujar Kiai Hamdi.

Saat memberikan mauidhoh hasanah, Rais Syuriah MWC NU Diwek KH Nur Hadi akrab disapa Mbah Bolong mengajak jamaah terus mensyukuri nikmat yang sudah diterima. “Termasuk nikmat kemerdekaan bangsa lndonesia ini,” ujarnya.

Kiai yang juga Mustasyar PCNU Jombang ini menambahkan agar nikmat kemerdekaan bisa langgeng, harus diisi dengan hal-hal yang positif. “Makanya harus rukun dan cerdas dengan semua masyarakat, sehingga bisa menikmati kemerdekaan ini,” imbuhnya.

Rais Syuriah MWC NU Diwek, KH Nur Hadi, mengajak jamaah mensyukuri nikmat kemerdekaan bangsa Indonesia dan mengisi kemerdekaan dengan hal-hal positif.

Kegiatan ditutup dengan pemberian papan nama NU untuk mushola dan masjid di Desa Kedawong dan Desa Kwaron, serta doa penutup yang dipimpin KH Imam Muchit. (pcnu jombang online)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *